Minggu, 21 Desember 2014

manusia dan penderitaan



“ilmu budaya dasar”

Universitas gunadarma

Manusia dan penderitaan





Nama : bagus kuncoro

Kelas : 1ea30

Npm      :  11214993











Kata Pengantar


Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunianya, agar dapat menyelesaikan Makalah Ilmu budaya dasar  tentang manusia dan cinta kasih.Manusia dan cinta adalah termasuk dalam salah satu mata kuliah ilmu budaya dasar.

Dengan makalah ini ,tidak terlepas dari bantuan banyak dari  beberapa sumber pengarang tentang manusia dan cinta kasih ini.

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari makalah ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun penulis sangant diharapkan.


             

                                                                                                             Bekasi,14 desember 2014















Pembahasan


a.      Pengertian penderitaan


Penderitaan adalah ungkapan perasaan sakit yang dialami manusia dalam kehidupannya,penderitaan bersumber dari unsur rasa dalam diri manusia.menurut asal katanya penderitaan berarti perasaan tidak enak,perasaan tidak menyenangkan,serta perasaan sakit yang berasal dari dalam hatinya, penderitaan berarti menanggung perasaan tidak enak,perasaan tidak menyenangkan dan menanggung perasaan sakit,dan penderita dapat mengenai fisik serta mental yang akan dialaminya.karna penderitaan bersifat seseorang, penderitaan dapat merangsang tubuh sehingga merasakan sakit secara fisik maupun mental.


Penderitaan biasanya terjadi karna adanya hal-hal yang meberikan pengaruh buruk yang dialaminya contohnya korban bencana alam,penyiksaan dan hal itu membuat seseorang menjadi stress berat sampai memiliki kelainan gangguan kejiwaan karna beratnya penderitaan yang dialami dalam hidupnya dan itu merupakan proses penghambat kebahagiaan yang dirasakan seseorang.Penderitaan merupakan realita kehidupan manusia di dunia yang tidak dapat direlakan. Orang yang bahagia juga harus siap menghadapi tantangan hidup bila tidak yang muncul penderitaan. Dan orang yang menghadapi cobaan yang bertubi-tubi harus berpengharapan baik akan mendapatkan kebahagian. Karena penderitaan dapat menjadi energi untuk bangkit berjuang mendapatkan kebahagian yang lalu maupun yang akan datang.


Akibat penderitaan yang bermacam-macam manusia dapat mengambil hikmah dari suatu penderitaan yang dialami namun adapula akibat penderitaan menyebabkan kegelapan dalam kehidupan.


Sehingga penderitaan merupakan hal yang bermanfaat apabila manusia dapat mengambil hikmah dari penderitaan yang dialami. Adapun orang yang berlarut-larut dalam penderitaan adalah orang yang rugi karena tidak melapaskan diri dari penderitaan dan tidak mengambil hikmak dan pelajaran yang didapat dari penderitaan yang dialami.


Penderitaan juga dapat "menular" dari seseorang kepada orang lain. Misal empati dari sanak-saudara untuk membantu melepaskan penderitaan. Atau sekedar simpati dari orang lain untuk mengambil pelajaran dan perenungan. Dan penderitaan itu dapat menguji iman kita bagaimana kita belajar bersabar untuk menghadapinya.










b.      Sebab –sebab terjadinya penderitaan


Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :


1.Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia


Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Karena perbuatan buruk antara sesama manusia maka manusia lain menjadi menderita, misalnya :

·  Pembantu rumah tangga yang di disiksa oleh majikanya seharusnya majikan yang biadab itu diganjaran dengan hukuman penjara oleh pengadilan negri supaya perbuatan itu dapat di perbaiki dan pembantu yang telah menderita itu bisa dipulihkan


2.perbuatan buruk kepada alam lingkungannya


Perbuatan buruk manusia terhadap lingkungan juga menyebabkan penderitaan manusia, akibat keserakahan manusia yang ingin menguasai alam dan menggunakan alam untuk kepentingan pribadi serta tidak menjaga kelestarian alam,akibatnya alam memberikan dampak buruk kepada manusia akibat dari ulah manusia itu sendiri. Contohnya:


·  Musibah banjir dan tanah longsor bermula dari penghunian liar di hutan lindung, kemudian pohon-pohot dibabat menjadi tandus dan gundul oleh manusia penghuni liar itu. Akibatnya beberapa jiwa jadi korban banjir, ratusan rumah hancur .


3.Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaab / azab tuhan


Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. Banyak contoh kasus penderitaan  yang menyentuh nilai-nilai kemanusiaan yang dapat dipetik hikmahnya dan dapat dipelajari serta diperbaiki agar dapat lebih menyadari kehidupan yang diberikan oleh tuhan.tetapi penderitaan dapat diperbaiki jika manusia menyadari kesalahan yang pernah dilakukan dan bertobat atas tindakan yang dilakukannya.









c.penderitaan dan perjuangan

Penderitaan memang selalu hadir dalam kehidupan kita, tidak berarti hidup adalah menderita / hidup adalah untuk penderitaan. namun hidup adalah Berjuang karena Hidup adalah Perjuangan”. Jadi mau tidak mau kita selalu dituntut untuk terus berjuang dlam hal apapun. dan percayalah bahwa tidak ada sesuatu yang sia – sia. Setelah perjuangan terlaksana dan pasrah kepada Tuhan. maka dari itulah gunanya bersosialisasi, dengan bersosialisasi


kita dapat saling membantu dalam susah maupun senang dengan sesama manusia dalam menyelesaikan masalah dan menyelesaikan penderitaan. namun jangan lupa disertai doa pula.


Manusia hanya merencanakan selebihnya adalah kehendak Tuhan. Waspada akan penderitaan boleh dalam berbagai hal namun tetap kita tidak dapat menghindar dari penderitaan, satu – satunya jalan keluar adalah dengan melewatinya. Hal ini nampak bila ditinjau jenjang karir sejarah orang – orang besar disekitar kita yang benar benar berhasil oleh karena usahanya sendiri dan bantuan Tuhan.berbagai pengaruh dari penderitaan dapat dikategorikan bersifat positif dan negatif tergantung dari bagaimana manusia menghadapi kenyataan ini,



d.pengaruh penderitaan


Seseorang yang telah mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam – macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini di ungkapkan dalam pribahasa “Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “Nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.



Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengdakan perubahan nilai – nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan. Dampak negatif yang mungkin timbul akibat penderitaan antara lain, berkurangnya gairah hidup, membatasi segala gerak hidup, kecewa, putus asa untuk melanjutkan hidup, dan lain sebagainya.


Akan tetapi tidak semua dampak dari penderitaan merupakan dampak yang negatif. Penderitaan harus segera diselesaikan. Karena keluar dari penderitaan berati melanjutkan kehidupan dengan harapan membuat kehidupan jauh lebih baik dari sebelumnya. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, ia beruang menentang kekerasan, dan lain – lain.


e. kesimpulan

penderitaan memang sering terjadi di dalam kehidupan manusia,ada saatnya manusia juga dapat mengalami kebahagiaan tetapi hal itu membuat kita terus mengembangkan diri kita agar tetap belajar dan mengambil hal-hal yang positif dan merubah hidup kita agar dapat hidup lebih baik lagi dan menjadi pengalaman yang membuat hidup kita lebih baik


  f. daftar pustaka

Muhammad,abdulkadir,prof.dr. 2011 ilmu budaya dasar.penerbit mega media,jakarta

Alisyahbana,sutan takdir,prof.dr 1981.kebudayaan dan peradaban,penerbit gramedia,jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar