Selasa, 31 Maret 2015

english homework


englis homework

“MY HOLIDAY”
     I wanna tell you about, how I spend my holiday after finish my exam.
I spend my holiday go to bandung city,that’s  my first experience in my holiday,I go to bandung with my family and spent my time in there, first we have go to trans studio bandung,that’s the first place I ever visit, that’s like a playground I ever know about, it’s like a dufan,ancol and another place.
     Trans studio bandung have a many games and I thing it’s have a same place with another place, like a rollercoaster,ghost house,go-kart and many more, and they  make me intresting and make me wanna try that’s all. and I have try some games like rollercoaster and make me love it, we have spend one week in bandung and I have continue my trip to kalimantan with my friends.
      That the second my trip, I have visit to Banjarmasin city in south of kalimantan, we stay in hotel,and we have a plan go to visit the great waterfall the people name is panayar waterfall, I have information from the people, is the biggest waterfall and a beautifull place, and make me to try , we have spend 3 hours from martapura city to panayarwaterfall.
When we arrive to panayar we must go down from the car
      Because that’s have a worst street and make me walk over 2km,but  is not make me give up because I have destination to know like what the panayar waterfall is it? And fell sensation from the great waterfall. When we arrive panayar waterfall, I see a beautifull waterfall and make me lose my tired. And  make my trip so funny and unforgettable in my mind.
      That’s my story about how I spend my time in my holiday last month ago, and that’s my adventure in many city I ever visit, so it’s make me have a more experience and I think I have a great country and so many amazing place . and make me more love my country,because we have a many beautifull culture than another country.


      

Sabtu, 17 Januari 2015

KELOMPOK 9

AKUNTANSI UNTUK PIUTANG
   1.  PIUTANG DAGANG ADALAH SUATU FAKTUR YANG DIKIRA BERIKAN KEPADA PERUSAHAAN. APABILA PERUSAHAAN TERSEBUT MEMBELI SUATU BARANG DAGANG SECARA KREDIT.

   2. Jenis-Jenis Piutang
Piutang Dagang (Account Receivables)
yaitu piutang yang timbul dari penjualan kredit barang atau Jasa yang merupakan usaha pokok perusahaan. Bila piutang timbul dari penjualan asset perusahaan, pemberian pinjaman kepada pihak tertentu maka piutang tersebut tidak termasuk golongan piutang dagang

Piutang dagang merupakan suatu perluasan kredit jangka pendek kepada pelanggan. Pembayaran-pembayarannya biasanya jatuh tempo dalam tiga puluh sampai sembilan puluh hari. Perjanjian kreditnya merupakan persetujuan informal antara penjual dan pembeli yang didukung oleh dokumen-dokumen perusahaan yaitu faktur dan kontrak-kontrak penyerahan. Biasanya piutang dagang tidak mencakup bunga, meskipun bunga atau biaya jasa dapat saja ditambahkan bilamana pembayaran tidak dilakukan dalam periode tertentu, dengan kata lain piutang dagang merupakan tipe piutang paling besar.


Piutang Wesel
Pengertian piutang wesel adalah piutang atau tagihan yang timbul dari penjualan barang atau jasa secara tertulis, disertai dengan janji tertulis .
• Piutang wesel mempunyai kekuatan hukum yang lebih mengikat karena disertai janji tertulis berupa surat wesel atau surat promes.
• Surat wesel dan surat promes adalah istilah untuk perjanjian tertulis dalam jual beli barang atau jasa secara kredit.
• Surat wesel adalah surat perintah yang dibuat oleh kreditur yang ditujukan kepada debitur untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu sebagaimana disebutkan dalam surat wesel tersebut.
• Pembuat surat wesel = Penarik wesel akan menerima sejumlah uang yang disebutkan dalam surat wesel tersebut dari debitur ( pihak yang tertarik wesel ) pada tanggal yang telah ditentukan dalam surat wesel tersebut ( tanggal jatuh tempo wesel )
• Jika penarik wesel membutuhkan uang sebelum tanggal jatuh tempo maka surat wesel tadi dapat dipindah tangankan ( dijual = didiskontokan ) kepada pihak lain / bank , asal saja surat wesel tersebut sudah ditandatangani oleh pihak tertarik ( debitur ) Penandatananan / persetujuan dari debitur terhadap surat wesel yang bersangkutan disebut = AKSEPTASI
• Surat promes = surat kesanggupan untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu sebagaimana disebutkan dalam surat promes tersebut.
Jenis piutang wesel :
1. Piutang wesel tidak berbunga = piutang wesel yang tidak membebani bunga kepada pihak debitur, pada tanggal jatuh tempo jumlah uang yang diterima oleh pemegang wesel adalah sebesar nilai nominal ( nilai yang dinyatakan dalam surat wesel )
2. piutang wesel berbunga = jumlah uang yang diterima oleh pemegang wesel / promes pada tanggal jatuh tempo adalah sebesar nilai nominal ditambah dengan bunga . Bunga piutang wesel biasanya dinyatakan dalam prosentase ( % ) dari nilai nominal piutang wesel.


Piutang Bukan Dagang
Piutang bukan dagang ini meliputi seluruh tipe piutang lainnya dan mempunyai beberapa transaksi-transaksi yaitu :
1. Penjualan surat berharga atau pemilik selain barang dan jasa.
2. Uang muka kepada pemegang saham, para direktur, pejabat, karyawan dan perusahaan-perusahaan affiliasi.
3. Setoran-setoran kepada kreditur, perusahaan kebutuhan umum dan instansi – instansi lainnya
4. Pembayaran dimuka pembelian-pembelian.
5. Setoran-setoran untuk menjamin pelaksanaan kontrak atau pembayaran biaya.
6. Tuntutan atas kerugian atau kerusakan.
7. Saham yang masih harus disetor.
8. Piutang deviden dan bunga.
Piutang bukan dagang umumnya didukung dengan persetujuan-persetujuan formal dan secara tertulis. Piutang bukan dagang harus diikhtisarkan dalam perkiraan-perkiraan yang berjudul sesuai dan dilaporkan secara terpisah dalam laporan keuangan.


AKUNTANSI WESEL TAGIH/PIUTANG WESEL
Akuntansi untuk wesel dapat dibagi menjadi akuntansi pada saat timbulnya, saat jatuh tempo atau saat piutang ini dijual.

Akuntansi saat timbulnya piutang wesel
Wesel dapat timbul karena menjual barang secara kredit atau bias juga timbul karena perusahaan memberi pinjaman.

Menjual barang/jasa secara kredit. Misalkan perusahaan menjual jasa secara kredit dan perusahaan menerima promes senilai Rp 1.000.000,00 maka jurnal yang dibuat adalah:

TGL
NAMA AKUN
DEBET
KREDIT
02/06
PIUTANG WESEL
1.000.000


PENJUALAN

1.000.000
Terdapat piutang yang sudah jatuh tempo. Misalkan perusahaan pada tanggal 2 Januari 2006 menjual jasa secara kredit dan jatuh tempo 2 Februari 2006. Pada tanggal 2 Januari 2006 perusahaan menerima promes senilai Rp 1.000.000,00 bunga 12% jatuh tempo 2 Mei 2006 sebagai pelunasan tagihan tersebut, maka jurnal yang yang dibuat adalah:
TGL
NAMA AKUN
DEBET
KREDIT
02/06
PIUTANG WESEL

1.000.000

                 PIUTANG
1.000.000


Akuntansi pada saat jatuh tempo. Mestinya pada tanggal jatuh tempo perusahaan akan menerima uang sebesar nilai nominal wesel dan bunganya. Tapi kadangkala debitur tidak sanggup membayar.
1)   Pada saat jatuh tempo debitur membayar, maka jurnal yang dibuat adalah:

TGL
NAMA AKUN
DEBET
KREDIT
02/05
KAS
1.030.000


        PIUTANG WESEL

1.000.000

PENDAPATAN BUNGA

30.000

2)   Pada saat jatuh tempo debitur tidak membayar, jurnal yang dibuat adalah:
TGL
NAMA AKUN
DEBET
KREDIT
02/05
PIUTANG
1.030.000


      PIUTANG WESEL

1.000.000

      PENDAPATAN BUNGA

30.000

Menjual Wesel Tagih
Sebelum jatuh temponya, suatu piutang wesel dapat dijual atau didiskontokan. Misalkan sebuah wesel sebagaimana tersaji pada angaka 2 diatas yang jatuh tempo pada tanggal 14 Juni 2006 dijual oleh PT ABC ke Bank Amanah pada tanggal 15 Mei 2001 dengan discount 10% setahun. Untuk menentukan jumlah yang diterima PT ABC, dibuat perhitungan sebagai berikut:

Nominal piutang                            $2,500.00

Bunga 16 Maret s.d. 14 Juni 2006=2,500 x 12% x 90/360         75.00

Nilai pada jatuh tempo                         2,575.00

Discount: 2,575 x 10% x 30/360                     21.46

Jumlah yang diterima                         2,553.54

Perhitungan hari bunga:

Maret    = 15 hari

April    = 30 hari

Mei        = 31 hari

Juni    = 14 hari

90 hari
Perhitungan hari discount:

Mei        = 16 hari

Juni    = 14 hari

30 hari
Untuk membuat jurnal pada tanggal penjualan perllu dibandingkan antara nilai nominal wesel dengan hasil penjualan. Jika hasil penjualan lebih besar daripada nilai nominal, maka selisihnya merupakan pendapatan bunga. Sebaliknya jika hasil penjualan lebih kecil daripada nilai nominal maka selisihnya dicatat sebagai beban bunga. Dengan demikian jurnal untuk mencatat transaksi tanggal 15 Mei 2006 adalah sebagai berikut:

TGL
NAMA AKUN
DEBET
KREDIT
02/05
KAS
2.500.00


   PIUTANG WESEL

2,553.54

   PENDAPATAN BUNGA

53,54

Kerugian Piutang
Piutang memiliki resiko tidak tertagih sehingga timbul kerugian. Terdapat dua metode dalam akuntansi kerugian piutang, yaitu:

Metode Langsung
Jika metode ini yang digunakan, perusahaan tidak membentuk cadangan. Jika ada piutang yang dihapus, Kerugian Piutang didebet, dan rekening Piutang dikredit. Saldo rekening Kerugian Piutang pada akhir tahun disajikan dalam Laporan Laba Rugi.

Metode Cadangan/Penyisihan
Jika metode ini yang digunakan perusahaan pertama-tama membentuk cadangan atau penyisihan kerugian piutang dengan mendebet Beban Kerugian Piutang dan mengkredit Cadangan/Penyisihan Kerugian Piutang. Pada akhir tahun, saldo rekening Beban Kerugian Piutang disajikan dalam Laporan Laba Rugi, sedangkan saldo rekening Penyisihan disajikan di neraca sebagai pengurang Piutang.

Jika ada piutang yang dihapus, perusahaan tidak mengakui kerugian, sebab kerugian sudah diakui pada saat membentuk cadangan. Perusahaan mengurangi Cadangan dengan mendebet rekening Cadangan dan mengkredit rekening Piutang.

Jika banyak penghapusan piutang, saldo Cadangan dapat habis, oleh karena itu setiap akhir tahun Cadangan disesuaikan. Jadi pencatatan kerugian piutang dilakukan pada saat:

pembentukan Cadangan
penyesuaian saldo Cadangan


PERTANYAAN :
1.   JELASKAN PERBEDAAN BUNGA DAN DISKONTO !
JAWAB : Bunga adalah jumlah sewa yang dikenakan oleh institusi keuangan atas pemakaian uang, atau Jumlah uang yang diterima sebagai hasil dari investasi dana, baik dengan meminjamkannya atau dengan menggunakannya untuk pembelian bahan, tenaga kerja, atau fasilitas.
Diskonto adalah potongan harga yang dibayarkan oleh peminjam.